Cara Optimasi Produk di Marketplace Agar Banjir Orderan

Marketplace adalah tempat dimana Anda bisa menjual produk Anda layaknya pasar konvensional, tetapi dalam bentuk online. Tidak seperti toko online dimana toko tersebut milik perseorangan, di marketplace seorang penjual atau seller melakukan kompetisi dengan seller-seller lain. Beberapa marketplace besar di Indonesia seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, Bukalapak, Lazada, Blanja.com, Elevania JD.ID, dan lain-lain. Ada juga marketplace yang khusus menjual produk virtual atau digital seperti Itemku, P-Store, Ratakan, Digimart dan banyak lagi.

Banyak alasan kenapa orang-orang lebih memilih untuk belanja di marketplace, seperti pilihan produk yang lebih banyak, lebih aman dalam bertransaksi karena menggunakan sistem rekber (rekening bersama), dan juga Anda bisa memilih produk dengan rentang kualitas yang cukup luas di Marketplace. Tidak hanya untuk pelanggan, marketplace juga menjadi idaman bagi penjual produk. Alasan utamanya adalah karena memasang produk di marketplace gratis dibandingkan jika harus membuka toko online sendiri yang harus mengeluarkan biaya untuk sewa hosting, beli domain, beli plugin dll.

Namun, ada tantangan sendiri jika ingin menjual produk di marketplace. Tantangan utamanya adalah bersaing dengan ratusan bahkan ribuan kompetitor yang juga menjual produk yang sama. Untuk itu diperlukan strategi supaya produk yang Anda jual di marketplce banyak orderan. Nah, berikut ini adalah “Cara Optimasi Produk di Marketplace Agar Banjir Orderan.’

Optimasi Halaman Produk Anda

Ubah mindset Anda yang sebelumnya hanya sebatas penjual di marketplace. Anda sekarang adalah seorang digital markerting sekaligua penjual. Seorang penjual hanya bertanggung jawab dengan penjualan saja, tetapi digital marketing membantu memasarkan produk Anda supaya dapat ditemukan dengan mudah oleh calon pembeli, dan membuat calon pembeli tertarik untuk membeli produk Anda. Di marketplace, Anda bisa memulai dengan melakukan optimasi halaman produk. Berikut ini adalah cara melakukan optimasi halaman produk Anda:

Fokus dengan satu niche, alias toko segmented.

Artinya adalah Anda hanya fokus pada satu kategori saja. Misalkan Anda ingin menjual gawai, pastikan yang Anda jual hanya seputar gawai, perlengkapan gawai, dan aksesorisnya. Jangan mencampurkan dengan produk lain misalkan mainan anak atau peralatan olahraga. Jika Anda melakukan itu, pembeli akan kebingungan saat mendatangi halaman penjualan Anda, dan algoritma marketplace juga bingung menempatkan halaman penjualan Anda ke kategori mana. Tidak heran kalau produk Anda sering tenggelam di pencarian.

Buatlah produk anda lebih spesifik.

Misalkan Anda seorang penulis yang menjual artikel di marketplace. Anda bisa membuat setiap pembagian ‘spesifikasi’ untuk satu list produk Anda. Misalkan artikel bahasa Indonesia 300 kata, artikel bahasa inggris 400 kata dan seteruanya. Jika Anda melakukan dengan benar, bukan tidak mungkin produk-produk Anda akan mendominasi halaman pencarian marketplac.

Buatlah deskripsi yang ramah dengan pencarian marketplace.

Para ahli sering menyebut teknik ini dengan SEO (Search Engine Optimization). Selain menulis deskripsi yang lengkap tentang produk Anda, Anda harus memerhatikan beberapa hal lagi. Pastikan deskripsi Anda memiliki satu kata kunci utama dan pastikan persebaran kata kunci itu merata di sepanjang deskrip Anda. Pastikan juga kata kunci tersebut ada di judul produk Anda. Jika marketplace tempat Anda ada fitur tags, silahkan tambah tags sesuai dengan produk Anda sebanyak-banyaknya, minimal 10 buah (jika bisa). Hal ini membuat produk Anda lebih mudah ditemukkan di pencarian.

Efisiensikan penggunaan gambar produk Anda.

Jika Anda mendapat produk dari suplier, tidak ada salahnya Anda menggunakan gambar alternatif dibandingkan dengan yang diberikan oleh suplier Anda. Hal ini untuk menghidari duplikasi gambar dengan penjual lain yang mempunyai suplier sama dengan Anda. Duplikasi gambar memang tidak salah, tetapi ada baiknya Anda menggunakan gambar yang berbeda supaya produk Anda terlihat lebih unik dan dapat menarik minat pembeli.

Ada berbagai cara untuk mendapatkan gambar alternatif untuk produk Anda. Anda bisa membuat permintaan khusus kepada suplier Anda untuk mendapatkan gambar yang berbeda. Anda juga bisa membeli produk tersebut kemudian mengambil gambar sendiri. Tidak disarankan, tetapi Anda juga bisa mengambil gambar dari pihak ketiga seperti akun media sosial official produk tersebut, gambar free stock di internet seperti dari pinterest, atau mungkin gambar punya orang lain yang menampilkan produk yang sama di sosial media.

Pastikan juga gambar yang Anda pilih memiliki kualitas yang bagus. Anda dapat mengedit gambar tersebut jika diperlukan. Pastikan juga untuk menampilkan lebih dari satu gambar untuk setiap produk Anda. Untuk Anda bisa melampirkan gambar dari angle berbeda atau jika produk yang Anda jual produk second, Anda bisa mengambil bagian-bagian yang minus atau cacat. Hal ini bertujuan untuk meningkag kredibelitas halaman penjualan Anda. Jika Anda hanya memberi satu buah gambar, mungkin saja pembeli tidak berniat untuk melanjutkan transaksi walaupun sudah membuka halaman penjualan Anda.

Sekian artikel bagaimana optimasi halaman produk di marketplace. Tentu saja agar produk Anda banjir orderan selain melakukan optimasi halaman penjualan, Anda harus menjaga dan meningkatkan kualitas, baik kualitas produk maupun layanan Anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*