Tutorial Optimasi Video untuk Mendongkrak View

Jika menilik dari beberapa tahun kemarin, YouTube merupakan salah satu platform yang banyak digunakan. Algoritma mesin pencari YouTube pun sangat berkembang dan sering berubah tiap tahunya. Belum lagi YouTube memungkinkan penggunanya untuk melakukan monetisasi atas video yang mereka unggah. Tidak heran kenapa banyak orang yang ingin menaklukan algoritma YouTube untuk medapat banyak tayangan dan mendulang banyak uang.

Belum lagi ketentuan baru dari YouTube dimana untuk menayangkan iklan di video, sebuah channel harus mengumpulkan view dan subscriber dalam jumlah tertentu. Untuk itu, jika ingin mendapatkan view, tidak cukup hanya mengandalkan sering mengunggah video saja. Perlu dilakukan optimasi agar video tersebut bisa naik peringkat di mesin pencari

Jika sudah konsisten mengunggah video, dan sudah melakukan optimasi, tapi tayangan masih juga naik turun, mungkin Anda harus melakukan evaluasi terhadap video Anda. Meningkatkan dan menjaga kualitas konten juga perlu dilakukan. Walaupun video Anda sudah berada di halaman pertama mesin pencari, tetapi jika video Anda tidak menarik perhatian penonton, maka perlahan-lahan video Anda akan disalip video lain.

Sebaliknya, jka Anda merasa konten Anda sudah bagus, tapi masih sepi juga, mungkin ada yang salah dari cara Anda melakukan optimasi video. Jika Anda memutuskan untuk menggelontorkan uang Anda untuk membeli tayangan, pastikan terlebih dahulu asal traffik tayangan Anda tersebut., begitu juga interval, dan frequensinya. Bukan tidak mungkin nantinya channel Anda akan di-banned eh pihak YouTube karena ketahuan melanggar kebijakan mereka. Tentu saja ini adalah salah satu contoh saja, ada banyak sekali kemungkinan kesalahan dalam melakukan optimasi.

Lalu bagaimana cara melakukan optimasi dengan benar? Anda bisa terus menyimak pembahasan berikut ini tentang bagamana cara optimasi video dengan benar agar meningkatkan view video Anda.

Tutorial  optimasi video YouTube untuk mendongkrak view video

Algoritma YouTube seringkakali berubah, tetapi tutorial berikut ini setidaknya bisa Anda terapkan untuk saat ini atau kedepanya.

Perhatikan struktur judul video

Judul video merupakan pintu utama seseorang mengakses video Anda. Untuk itu memilih judul tidak bisa sembarangan (lain cerita jika channel Anda sudah besar). Pastikan Anda riset dulu sebelum menulis judul. Judul yang SEO friendly akan mudah ditemukan di mesin pencari, selain itu judul yang relevan dengan isi video membuat penonton tidak kebingungan saat mengakses video Anda. Struktur judul hendaknya mengandung beberapa keyword dan sesuai dengan kaedah LSI.

Buatlah deskripsi video dengan efisien

Tulis keterangan dengan lengkap mengenai video Anda  seperti tujuan dari video, tema video dan lain-lain di kolom deskripsi video. Hal ini bertujuan untuk memberi tau pembaca atau mesin pencari video apa yang Anda buat. Deskripsi yang lengkap membuat video Anda ramah dengan mesin pencari.

Anda juga bisa menambahkan beberapa kata kunci di kolom deskripsi. Untuk riset kata kunci dengan mudah, Anda bisa memanfaatkan fitur autocomplete dari kolom pencarian dan catatlah berapa kata kunci dari beberapa pencarian terkait. Pastikan kata kunci terssbut sudah muncul di awal paragraf deskripsi Anda. Namun ingat, jagan terlalu overused dalam menggunakan kata kunci atau terlalu sering mengulang kata kunci. YouTube bisa saja menganggap hal tersebut sebagai spam.

Memberi Nama Video Sebelum Diunggah

Algoritma YouTube tidak bisa melihat seluruh isi video Anda. Variabel yang bisa digunakan oleh algoritma YouTube adalah beberapa cuplikan frame dari video Anda dan tentu saja nama file video Anda sebelum diunggah. Selayaknya pada poin kedua, dan pertama, gantilah nama sebelum mengunggah video dengan judul atau beberapa frasa dari keyword yang Anda gunakan. Hal ini membantu agar video Anda cepat terindeks.

Maksimalkan penggunaan tag

Tag atau label adalah sebuah elemen penting dalam mendongkrak peringkat Anda di mesin pencari YouTube. Ada beberapa tips dalam memilih tag yang tepat untuk video Anda. Untuk membuat fitur tag lebih efisien, ada baiknya jika Anda mengisi lebih dari 5 buah frasa pada kolom tag. Namun, jangan juga terlalu berlebihan karena youtube bisa menganggap hal tersebut sebagai spam. Frasa yang Anda masukan tentu saja adalah frasa yang relevan dengan video Anda.

Anda bisa memanfaatkan tool untuk melihat tag yang terkait dengan video Anda. Cara lain namun tidak disarankan adalah Anda bisa menyalin tag dari video pertama yang muncul di pencarian saat mencari menggunakan keyword yang Anda anggap jitu. Anda juga memisahkan keyword utama atau keyword turunan untuk dibagi kedalam beberapa kata atau membuat sinonimnya. Misalnya keyword utama Anda “Cara menanak air,” ada bagi ke dalam beberapa frasa seperti “tutorial,” “memasak,” “air,”.

Nah inilah dia cara melakukan optimasi video YouTube. Jika Anda sudah melakukan hal diatas ditambah memaksimalkan fitur upload video seperti penggunaan kartu, thumbanail, subtitle, playlist dan banyak lagi, dan tetap menjaga kualitas konten, niscaya video Anda akan ramai penonton.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*